Menkes Tinjau RSHS Cek Kesiapan Libur Nataru

Jelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengecek kesiapan pelayanan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Menkes Tinjau RSHS Cek Kesiapan Libur Nataru

Bisnis.com, BANDUNG — Jelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengecek kesiapan pelayanan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan di RSHS untuk mengantisipasi hal-hal tidak inginkan terjadi saat libur panjang akhir tahun ini.

Meski demikian, ia berharap tidak ada kasus kecelakaan, ia meminta penanganan cepat dilakukan apabila ada peristiwa kecelakaan.

"Pergerakan manusia banyak dan cepat sekali (dalam libur akhir tahun), kita hindari kecelakaan, kalau terjadi pun hindari adanya kejadian cidera lebih berat atau kematian kalau penanganan baik dan cepat," kata Terawan di RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (23/12).

Terawan melakukan peninjauan langsung terhadap pelayanan dan alat kesehatan yang ada di RSHS. Ia juga berkunjung ke Gedung Anggrek yang baru diresmikan oleh Menkes sebelumnya, Nila Moeloek pada Juli 2019.

Menurut Terawan, dari hasil pengamatannya, seharusnya RSHS mampu menampung pasien lebih banyak lagi. Pasalnya RSHS adalah rumah sakit yang menjadi rujukan tinggi di Jawa Barat.

"Jadi saya lihat kemampuan dan batas kemampuan. Nah batas kemampuannya ini harus ditingkatkan, terbatasnya di mana akan kita diskusikan, apa saja yang bisa membuat kemampuannya menngkat," kata Terawan.

Sementara itu, ia mengimbau masyarakat agar cukup istirahat saat menjalani perjalanan yang jauh. Selain itu, masyarakat juga perlu menghormati sesama pengendara untuk menghindari konflik.

"Hindari emosi berlebihan jangan merasa tersalip, kalau yang lain tersalip, kita berjalan hati-hati agar bisa bertemu dengan keluarga dengan bahagia," kata dia.

Sementara itu, Direktur RSHS Bandung Nina Susana Dewi mengatakan pihaknya telah menyiapkan lima dokter untuk siaga di UGD selama libur akhir tahun.

"Selain penyakit kegawatdaruratan, juga kami menyiapkan kegiatan atau pelayanan untuk pasien yang rutin, misalnya untuk kemoterapi, juga radioterapi, ini sudah terdaftar dan terjadwal, jadi kita harus memenuhi jadwal tersebut," kata Nina.(k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
menkes